Menulis Membuatku Bahagia

Menulis Membuatku Bahagia
Oleh: Gunawan


Sungguh banyak sekali nikmat yang diberikan oleh Tuhan kepadaku. Tidak terhitung berapa banyaknya. Salah satu nikmat tersebut adalah diberikannya kesempatan kepadaku untuk terus berbagi lewat karya tulis. Dan nikmat ini, alhamdulillah aku terus mensyukurinya. Diberikannya kesempatan padaku untuk belajar dan berbagi lewat tulisan tentu membuatku bahagia.

Memang, komitmenku untuk belajar dan berbagi lewat karya tulis belum begitu lama. Untuk rutin tiap harinya, kurang lebih baru tujuh bulan yang lalu. Walau demikian, sudah banyak kebahagiaan yang aku rasakan. Ya, banyak sekali kebahagiaan yang aku rasakan.

Bahagia di kala tulisan sudah rampung dan siap disebarkan untuk dinikmati dan dikonsumsi oleh orang lain. Bahagia ketika tulisan tersebut dapat memberikan inspirasi dan manfaat bagi orang yang telah membacanya. Bahagia di saat orang lain merasa termotivasi (berkat membaca tulisan tersebut) sehingga mau ikut belajar dan berbagi lewat tulisan juga. Bahkan, aku merasa bahagia bilamana ada orang yang tidak suka dan mengolok-olok tulisanku. Ya, aku tetap bahagia dan justru aku mengucapkan terima kasih kepadanya. Sebab, dari sini juga, aku sering dan bisa menemukan beberapa ide sebagai bahan untuk ditulis. Dan ini juga yang membuatku tetap semangat untuk terus belajar menulis, menulis, dan menulis.

Akhir-akhir ini pun, aku merasa bahagia sekali. Sebab, teman-temanku di salah satu organisasi yang aku ikuti (sebagai Dewan Pembina), mereka sudah mulai terjangkit dengan virus menulis. Itu bermula ketika aku terus memotivasi dan memposting tulisanku di grup Facebook yang mereka buat. Virus menulis tersebut betul-betul sudah “menyerang otak mereka.” Sebab, setiap hari, ada saja yang memposting tulisannya masing-masing di grup Facebook yang dibuat tersebut.

Bahkan, tidak menunggu waktu lama, sejak 5 Juni 2017 lalu, aku memotivasi dan menyarankan kepada teman-teman di organisasi tersebut untuk menggarap buku antologi perdananya. Alhasil, saranku tersebut disambut baik oleh teman-teman. Dan sekarang, naskah perdana mereka tersebut sedang dalam proses penyuntingan. Yang berarti, sebentar lagi akan masuk di dapur penerbit. Benar-benar suatu kebahagiaan yang tidak bisa aku deskripsikan secara sempurna dengan kata-kata.

Wallahu a’lam.

Share This :