Menulislah Karena Cinta

Menulislah Karena Cinta
Oleh: Gunawan


Segala bentuk pekerjaan akan terasa “enteng” bila kita mencintainya. Ya, cinta merupakan pondasi agar apa yang kita lakukan mudah dan bermanfaat. Karena dasarnya cinta, maka saya yakin, kita akan mengerjakannya dengan sepenuh hati. Pun juga, kita tidak akan menyesal walau belum tuntas. Sebab, kita mencintainya. Nah, itulah kehebatan cinta.

Kita ambil contoh yang sederhana. Cinta orang tua terhadap anaknya yang baru saja lahir. Orang tua, khususnya ibu, rela bangun dan tidak tidur di tengah malam, bila mendengar anaknya yang sedang menangis dan lainnya. Ini rela ia lakukan, karena ia lebih mencintai anaknya daripada tidur. Contoh lain, kita bisa lihat pada hewan yang bernama ayam. Induk ayam akan mati-matian menjaga anak-anaknya dari gangguan musuh. Bahkan, bila kita mencoba mengganggunya, induk ayam tersebut tidak segan-segan mematuk kita. Ini juga merupakan bukti bahwa induk ayam sangat mencintai anak-anaknya.

Demikian juga dengan menulis. Menulis yang didasari dengan rasa cinta akan gampang. Terasa mudah. Serasa tidak ada beban sama sekali. Mengalir apa adanya. Idenya pun selalu muncul. Itulah kehebatan dan kekuatan cinta. Hemat saya, apa pun yang kita lakukan bila kita benar-benar menyukai dan mencintainya, akan terasa mudah dan jauh dari beban. Percayalah.

Menulis yang berlandaskan cinta harus ditanamkan pada diri kita sejak dini. Sebab, supaya kita terbiasa menulis. Supaya kita tidak lagi malas untuk menulis. Agar kita terbiasa menulis rutin. Rasa malas yang muncul ketika mau menulis, bisa saja diakibatkan karena niat kita yang keliru. Barangkali, kita menulis bukan atas dasar keinginan sendiri dan rasa cinta. Sekali lagi, tanamkan rasa cinta ketika kita sedang menulis.

Saya percaya, menulis yang didasari atas rasa cinta, membuat kita semakin bersemangat untuk terus menulis, menulis, dan menulis. Kita pun akan jauh dari berbagai alasan, kesibukan ini dan itu. Percayalah, bahwa menulis karena cinta jauh lebih indah daripada kita menulis tanpa ada rasa cinta.

Wallahu a’lam.

Share This :