Bukan Grup WhatsApp Biasa

Bukan Grup WhatsApp Biasa
Oleh: Gunawan



Pada era yang serba teknologi kini, kita bisa saja berkomunikasi dengan siapa pun. Orang yang tidak kita kenal, dalam waktu sekejap bisa kita kenal. Barangkali, bisa menggunakan Facebook, Line, BBM, Instagram, WhatsApp, atau pun yang lainnya.

Memang, pada dasarnya, adanya berbagai teknologi ciptaan manusia tersebut untuk memudahkan manusia itu sendiri. Itu dampak positifnya. Namun, semuanya harus dikembalikan kepada penggunanya masing-masing. Dan tidak sedikit juga yang memanfaatkan media tersebut untuk hal-hal yang tidak baik.

Adanya berbagai media tersebut, seharusnya mampu membantu memecahkan berbagai persoalan yang dihadapi oleh manusia. Namun, sekali lagi, semuanya harus kembali kepada penggunanya.

Sekarang yang lagi membumi adalah media WhatsApp. Media ini sangat membantu, khususnya bagi saya, untuk berkomunikasi dengan teman-teman yang berada di kejauhan. Ada beberapa juga grup WhatsApp (WA) yang sempat saya gabung.

Dua di antara antaranya adalah grup WA Aku Bisa Menulis (ABM) dan grup WA Sahabat Pena Nusantara (SPN). Kedua grup WA ini, bukan grup biasa. Di sini adalah kumpulan para penulis dari berbagai daerah yang ada di  Nusantara ini. Bahkan, ada yang berdomisili di negeri Jiran (Malaysia).

Oleh karena di dalamnya berkumpul para penulis, maka aktivitas salah satunya adalah berbagi lewat tulisan. Baik itu pemikiran, ide, berbagai pengalaman, dan lainnya dipublikasikan lewat grup WA yang dimaksud. Ya, para anggota yang bergabung di dalam grup WA yang dimaksud terus memposting tulisan hasil karya masing-masing. Setiap hari, itu yang dilakukan. Sungguh, grup WA yang dipenuhi dengan mutiara pengetahuan dan ilmu. Ya, ABM dan SPN, menurut saya, merupakan grup WA yang sangat “sejuk dan adem.” Beda dengan grup-grup WA lainnya.

Di grup WA Aku Bisa Menulis (ABM) dan grup WA Sahabat Pena Nusantara (SPN) dari pagi sampai pagi lagi, saya rasakan sendiri, saya hanya disuguhkan berbagai mutiara ilmu yang sangat bermanfaat. Sekali lagi, di sini, semuanya saling berbagi lewat tulisan. Baik terkait dengan tulisan yang berhubungan dengan agama, sosial, kisah-kisah yang inspiratif, dan lainnya. Pokoknya, setiap hari (pagi, siang, sore, malam) selalu disuguhkan dengan mutiara-mutiara ilmu pengetahuan.

Di sini, tidak pernah sedikit pun saya melihat orang yang saling menghujat, memaki, memfitnah, berdebat yang tidak sehat, merasa diri paling hebat, merasa diri paling suci, atau sejenisnya. Justru di sini, yang saya rasakan hanya “kesejukan.” Di sini saya merasakan jiwa saya hidup.

Yang membuat saya bangga dengan kedua grup ini, tidak ada istilah senior maupun junior. Semuanya, sama-sama belajar. Tidak ada yang saling menggurui. Semuanya sama-sama sebagai pelajar. Ya, saling belajar satu sama lain. Sungguh, indah dan luar biasa.

Sejujurnya, saya sangat beruntung dan bersyukur bisa diterima di kedua grup WA tersebut. Sebab, saya bisa belajar banyak. Tidak hanya tentang dunia kepenulisan, namun lebih dari itu. Saya bisa mempelajari maksud dan tujuan dari hidup ini sesungguhnya. Di grup WA inilah saya bisa belajar langsung dengan ahli-ahlinya di bidangnya masing-masing. Bersyukur rasanya, karena bisa menjadi bagian dari keluarga besar di kedua grup WA tersebut. Bersyukur karena bisa menimba ilmu dari para ahlinya di bidang masing-masing.

Ketika saya bergabung di grup ini, alhamdulillah, semangat menulis saya semakin terasa. Saya bisa menulis rutin tiap harinya. Tentu dengan berbagai motivasi dari para penulis hebat yang bergabung di grup tersebut. Pokoknya, kedua grup WA ini bukan sekadar grup WA. Ya, kedua grup WhatsApp ini, bukan grup WhatsApp biasa.

Wallahu a’lam.

Share This :
avatar

Assalamualaikum...Salam kenal Mr. Gunawan BP...Saya Safwan, saat ini juga sedang berusaha untuk merangkai kata menjadi sebuah tulisan...oya untuk gabung ke grup wa penulis gimana caranya ya? Mohon infonya...
Terima kasih

Delete 9 August 2017 at 18:30
avatar

Wa'alaikum salam. Salam kenal balik, pak.

Ayo, terus semangat pak. Insya Allah, berbagi lewat tulisan akan ada berkahnya.

Menulislah terus, dan postinglah berbagai tulisan di berbagai media daring, pak.

Delete 10 August 2017 at 10:13
avatar

____✍🏻Sekilas Info___✍🏻
_Penulis Masa Depan.... terlahir dari jiwa muda... kita terlahir penulis atau tidak yang penting lestarikan budaya menulis..._
#SalamLiterasi _______✍🏻
_Yang minat bisa gabung..._
πŸ‘‡πŸ»
https://chat.whatsapp.com/Am3PESg3vPRI7JZgQj6k4l
😊
πŸ™πŸ»

Delete 16 December 2017 at 23:24